Apakah Masker Himalaya Cocok untuk Kulit Sensitif? Ini Penjelasannya!

apakah masker himalaya cocok untuk kulit sensitif

Ada beragam jenis masker yang saat ini ditemukan di pasaran dan bisa diaplikasikan ke kulit wajah, salah satunya masker Himalaya. Apakah masker Himalaya cocok untuk kulit sensitif? Pertanyaan ini sering muncul dan kali ini akan coba dibahas lebih lengkap.

Pemilik kulit sensitif, memang sering kesulitan untuk memilih produk perawatan wajah yang tepat. Salah pilih produk bisa berakibat fatal dan menyebabkan munculnya problem kulit yang berkepanjangan. Kira-kira, seperti apa efek masker Himalaya ini pada kulit sensitif?

 

Tentang Masker Himalaya

Sebelumnya, mari berkenalan dulu dengan produk masker Himalaya. Produk ini, dikeluarkan oleh salah satu perusahaan skincare yang ada di India bernama PT Himalaya Drug Company. Produknya sangat populer dan dianggap sebagai produk yang ampuh mengatasi jerawat.

Jenis masker ini sudah ada sejak lama, bahkan sudah beredar sejak tahun 1930.  Himalaya juga sudah teruji klinis jadi bisa dipastikan aman untuk diaplikasikan ke kulit. Masker tersebut memiliki beberapa kandungan yang bisa membantu menutrisi kulit.

Di dalamnya terdapat bahan aktif berupa kunyit, neem atau nimba, dan fuller’s earth. Bahan neem itu sendiri merupakan bahan yang bersifat antibakteri, sehingga cocok untuk meredakan jerawat.

Sementara itu, kunyit pada masker ini berperan sebagai anti-inflamasi yang akan menurunkan risiko iritasi. Kemudian fuller’s earth, merupakan tipe bahan yang bisa menghilangkan kotoran dan polutan di pori-pori kulit.

 

Khasiat Masker Himalaya

Varian masker ini sebenarnya punya banyak sekali manfaat bagi kulit. Berikut adalah beberapa manfaat pemakaian dari masker himalaya yang diberikan:

 

1. Mengangkat Kotoran di Pori-Pori

Fungsi utama masker ini yaitu membersihkan kulit secara mendalam karena kandungan fuller’s earth yang dimiliki tadi. Zat ini, akan membantu pembersihan secara mendalam sampai ke pori-pori terkecil.

 

2. Mengendalikan Minyak

Varian masker Himalaya, juga berguna mengendalikan produksi minyak di kulit. Bukan hal aneh jika masker ini sangat direkomendasikan bagi pemilik kulit berminyak, demi mencegah munculnya jerawat.

 

3. Mencegah Masalah Jerawat

Selain bisa mencegah jerawat berkat pengendalian produksi minyak yang baik, masker ini juga efektif mengobati jerawat aktif yang sudah muncul. Hal ini disebabkan oleh adanya kandungan neem serta kunyit yang bersifat antibakteri, sekaligus anti-inflamasi tadi.

 

4. Memberi Kesegaran

Menariknya lagi, Himalaya juga diklaim bisa mempertahankan kulit tetap segar serta mampu mencerahkan warna kulit. Masalah kulit kusam, bisa diatasi dengan pemakaian masker ini secara rutin karena adanya kandungan yang bisa membasmi radikal bebas dan mengangkat kotoran di pori-pori secara menyeluruh.

 

Amankah Masker Himalaya untuk Kulit Sensitif?

Jadi apakah masker Himalaya cocok untuk kulit sensitif? Mari pahami dulu bahwa produk ini lebih direkomendasikan bagi pemilik kulit normal, berminyak, sekaligus berjerawat. Di dalamnya, tidak ada klaim untuk kulit sensitif.

Bagi pemilik kulit sensitif, formula dalam masker ini cenderung tidak cocok. Kulit sensitif sebaiknya, tidak memakai jenis skincare yang bersifat mengikat minyak dan memberi kesan kering. Jika hal ini terjadi, maka kulit sensitif akan lebih mudah mengalami iritasi.

Masker Himalaya, tidak direkomendasikan bagi pemilik kulit sensitif karena bisa menimbulkan tekstur yang lebih kering. Kandungan bahannya juga tidak sesuai dengan kebutuhan kulit sensitif.

Jadi, kesimpulannya lebih baik masker Himalaya ini tidak digunakan oleh pemilik kulit sensitif. Pilihlah produk lain yang bisa mencukupi kebutuhan kulit sensitif secara optimal. Hindari bahan-bahan yang dapat menyebabkan kulit kering dan memicu iritasi lebih parah pada kulit sensitif.

Kini sudah diketahui apakah masker himalaya cocok untuk kulit sensitif atau tidak. Masker ini lebih cocok bagi pemilik masalah jerawat sekaligus kulit yang berminyak. Sementara itu, bagi pemilik kulit normal masih aman-aman saja jika ingin menggunakannya.

 

Baca juga : Apakah Buah Naga Bahaya Bagi ibu Hamil?