Rekomendasi 6 Jurusan Penerbangan Untuk Wanita Selain Pramugari

jurusan penerbangan untuk wanita
Foto Tempo : jurusan penerbangan untuk wanita

 

Umumnya, kebanyakan masyarakat hanya mengenal pramugari sebagai jurusan penerbangan untuk wanita. Padahal, bidang penerbangan memiliki berbagai program yang dapat memberikan peluang pekerjaan di lingkungan transportasi udara tersebut.

Penerbangan tidak selamanya berpusat di pilot maupun flight attendant. Menjadi pramugari merupakan impian sebagian wanita, mengingat pengalaman berkeliling kota hingga negara yang dapat dikenang.

Tetapi jika impian tersebut sirna, masih ada berbagai jurusan yang memberikan kesempatan berpetualang di ranah penerbangan. Berikut macam-macam jurusan penerbangan yang wanita dapat raih:

 

1. Teknik Dirgantara (Aeronautika)

Aeronautics atau teknik dirgantara, adalah jurusan penerbangan untuk wanita yang berpusat pada pengembangan mesin pesawat. Secara singkatnya, jurusan ini akan mengajarkan tentang desain, manufaktur, hingga operasi dari pesawat yang digunakan dalam penerbangan.

Seperti yang diketahui, sistem dan mesin yang digunakan dalam aeronautika sangat kompleks. Oleh karena itu, dibutuhkan pengajaran khusus bagi tim teknisi yang mengoperasikan pesawat tersebut. Jurusan ini cocok bagi wanita yang lebih menyukai seluk beluk dunia aviasi seperti pesawat.

 

2. Mekanikal Bandar Udara

Mengingat pesawat yang menggunakan mesin, maka mesin tersebut harus mendapat maintenance dan perbaikan dengan sempurna. Dengan adanya jurusan mekanikal bandar udara, program ini dibuat untuk mengajarkan wanita mengenai kehidupan seorang mekanis dalam penerbangan.

Dalam jurusan ini, pelajar akan diperkenalkan mengenai seluk beluk mekanikal dalam pesawat, mulai dari ventilasi, air conditioner, dan traction equipment. Pelajar juga akan mendapat ajaran mengenai aktivitas laboratorium atau workshop mengenai bidang vokasi.

 

3. Manajemen Transportasi Udara

Dalam maskapai penerbangan, adapun manajemen yang dilakukan tidak boleh sembarangan. Pemilik maskapai harus dapat menghitung biaya operasional, menentukan rute yang paling efektif, dan mempertimbangkan tarif yang diberlakukan dalam penerbangan.

Maka dari itu, program ini merupakan salah satu jurusan penerbangan untuk wanita yang tidak kalah pentingnya. Dengan memahami manajemen transportasi udara, wanita akan dapat memiliki profesi seperti pengelola transportasi. Penerbangan akan dapat direncanakan dengan matang dan efisien.

 

4. Teknik Listrik Bandar Udara

Pesawat akan membutuhkan listrik untuk dapat beroperasi dan terbang di langit. Untuk itu, pengetahuan mengenai kelistrikan bandara akan sangat diperlukan. Apabila seorang wanita tertarik dengan aspek tersebut, maka program teknik listrik bandar udara dapat dijadikan pertimbangan.

Secara keseluruhan, program studi ini akan memberikan wawasan mengenai permasalahan listrik pada pesawat. Nantinya, lulusan jurusan tersebut akan dapat mengatasi masalah-masalah tersebut. Mulai dari memperbaiki genset, approach light, hingga aliran tiap komponen pesawat.

 

5. Manajemen Penerbangan

Jurusan penerbangan untuk wanita yang direkomendasikan selanjutnya yaitu manajemen penerbangan. Seperti namanya, jurusan ini akan memberikan pelajaran lengkap mengenai penerbangan. Manajemen penerbangan cocok bagi wanita yang ingin mengetahui secara menyeluruh.

Adapun pelajaran yang diberikan yaitu operasi bandar udara, manajemen transportasi bandar udara, hingga administrasi perhubungan. Dengan jurusan ini, wanita akan mendapatkan kesempatan pekerjaan yang terkait.

 

6. Lalu Lintas Udara

Aktivitas di atas langit jauh membahayakan dibandingkan aktivitas di jalanan. Meski renggang dan luas, justru keadaan ini dapat membahayakan penerbangan apabila tidak dikendalikan. Untungnya, sistem lalu lintas menjadi aman dengan adanya jasa yang mengontrol aktivitas udara.

Untuk dapat bekerja sebagai pemandu air traffic, wanita akan membutuhkan jurusan yang mengajarkan profesi tersebut. Disini, nantinya pelajar akan diajarkan mengenai memandu pesawat yang hendak take-off atau landing. Seorang air traffic controller juga perlu berkomunikasi dengan pilot.

Namun untuk menjadi profesi tersebut, sebaiknya bahasa Inggris juga perlu dikuasai. Hal ini karena tidak selamanya pilot berbahasa Indonesia, apalagi yang baru datang dari negeri asing.

Demikian rekomendasi berbagai jurusan penerbangan untuk wanita yang menarik untuk dicoba, selain mengandalkan profesi pramugari. Saat ini, sudah banyak wanita yang mencoba untuk bekerja di berbagai profesi penerbangan. Selama masih ada prospek yang menjanjikan, kenapa tidak?

Baca Juga : 8 Karakteristik Zodiak Gemini Wanita yang Membuat Banyak Orang Suka