Apa Saja Bahaya Berhubungan saat Menstruasi? Simak Penjelasannya!

Bahaya Berhubungan saat Menstruasi

Pasangan suami istri, sebaiknya memilih waktu terbaik untuk berhubungan intim. Ada beberapa waktu yang dianggap kurang tepat, salah satunya saat menstruasi. Beragam bahaya berhubungan saat menstruasi, ternyata bisa mengancam jika hal ini tidak diperhatikan.

Menstruasi merupakan kondisi normal yang akan dialami oleh tubuh wanita. Para pria harus memahami kondisi ini, dan tidak memaksakan berhubungan seksual. Berikut adalah beberapa jenis bahaya yang bisa terjadi jika tetap berhubungan saat menstruasi:

 

1. Tekanan Mental pada Kaum Wanita

Pertama ada kondisi psikologis yang harus diperhatikan, jika ingin berhubungan seksual saat menstruasi. Terutama untuk kondisi psikologis si wanita, karena menstruasi memiliki pengaruh besar pada mental dan suasana hati.

Hubungan seksual saat menstruasi, bisa menyebabkan adanya tekanan mental pada wanita. Rasa tidak nyaman saat menstruasi akan menjadi lebih berat, jika harus dipaksakan berhubungan seksual. Belum lagi jika masih ada rasa nyeri di perut akibat menstruasi.

Selain itu rasa tidak percaya diri, juga bisa muncul saat harus berhubungan seksual di masa menstruasi. Lebih baik kaum pria memahami hal semacam ini, dan tidak memaksakan hubungan seksual saat menstruasi tiba.

 

2. Risiko Infeksi Penyakit Menular Seksual

Salah satu bahaya berhubungan saat menstruasi adalah adanya risiko infeksi penyakit menular seksual. Risiko ini semakin tinggi jika hubungan seksual dilakukan dalam kondisi rawan, seperti saat menstruasi dan tidak menggunakan kondom.

Hubungan seksual akan menyebabkan interaksi antara darah haid dengan penis. Perlu diketahui bahwa hal ini bisa menyebabkan penyebaran kuman atau virus. Risiko penularan penyakit menular seksual pun jadi jauh lebih tinggi, karena adanya kontak dengan darah haid tersebut.

Jadi sebaiknya tunda dulu hubungan seksual saat menstruasi. Apalagi jika salah satunya sudah positif mengidap penyakit menular seksual. Misalnya saja seperti HIV, sifilis, gonore, maupun hepatitis B.

 

3. Terjadi Infeksi Jamur Miss V

Risiko lain yang bisa terjadi jika berhubungan intim saat menstruasi adalah infeksi jamur pada v4gina. Diketahui bahwa Miss-V memiliki tingkat keasaman atau pH yang normal. Di saat menstruasi, kadar pH ini akan berubah menjadi lebih tinggi.

Tingginya kadar pH di area vagina ternyata memperbesar peluang jamur untuk berkembang. Itulah mengapa penting sekali untuk menjaga kebersihan area v4gina selama masa menstruasi.

Risiko infeksi Miss-V ini bisa semakin besar jika tetap melakukan hubungan seksual selama masa menstruasi. Tentunya kondisi ini tidak baik, karena infeksi jamur bisa berkembang semakin parah dan memicu munculnya iritasi yang berat.

 

4. Terjadi Kehamilan

Banyak orang percaya bahwa hubungan seksual saat menstruasi sangat aman dilakukan apalagi jika ingin menghindari kehamilan. Padahal, belum tentu hubungan seksual saat menstruasi bisa mencegah kehamilan.

Peluang kehamilan tetap ada saat pasangan berhubungan intim di waktu menstruasi. Apalagi jika si pria tidak menggunakan alat pelindung atau kondom. Jadi bagi pasangan yang menghindari kehamilan, sebaiknya tahan diri dulu untuk tidak berhubungan seksual saat menstruasi.

5. Dilarang Agama

Bagi pemeluk agama Islam, berhubungan seksual saat menstruasi adalah dosa yang tidak boleh dilakukan. Ada larangan yang tidak memperbolehkan pasangan suami istri untuk saling bersetubuh, saat pihak wanita mengalami menstruasi.

Suami harus menunggu masa menstruasi sang istri selesai baru bisa melakukan hubungan intim. Secara logika, larangan ini terjadi karena kondisi istri yang dianggap sedang tidak suci ketika masa menstruasi tiba.

Ternyata ada banyak bahaya berhubungan saat menstruasi yang perlu dipahami. Lagipula masa menstruasi ini tidak berjalan lama dan akan selesai di waktu yang tepat. Jadi lebih disarankan untuk berhubungan seksual setelah masa menstruasi tersebut selesai.